Perpisahan dengan Ramadan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah garis start untuk membuktikan apakah madrasah (sekolah) Ramadan yang kita jalani berhasil membentuk pribadi yang bertakwa.
1. Perasaan Sedih yang Berpadu dengan Harap (Raja')
Bagi seorang mukmin, berpisah dengan Ramadan membawa kesedihan mendalam karena pintu surga yang terbuka lebar kini akan berganti suasana. Namun, kesedihan itu harus dibarengi dengan sangka baik bahwa Allah menerima amal kita.
Dalil Al-Qur'an (QS. Al-Mu'minun: 60): Tentang orang-orang yang beramal namun hatinya bergetar (khawatir amalnya tidak diterima):
وَالَّذِيْنَ يُؤْتُوْنَ مَآ اٰتَوْا وَّقُلُوْبُهُمْ وَجِلَةٌ اَنَّهُمْ اِلٰى رَبِّهِمْ رٰجِعُوْنَ
"Dan mereka yang memberikan apa yang mereka berikan (sedekah, amal ibadah), dengan hati yang penuh rasa takut (karena mereka tahu) bahwa sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhannya."
2. Menutup Ramadan dengan Istighfar dan Taubat
Sebagaimana salat ditutup dengan salam dan istighfar, maka Ramadan pun hendaknya ditutup dengan memohon ampunan atas segala kekurangan selama beribadah.
Hadis Nabi ﷺ: Nabi Muhammad ﷺ bersabda mengenai pentingnya taubat:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى اللَّهِ فَإِنِّي أَتُوبُ فِي الْيَوْمِ إِلَيْهِ مِائَةَ مَرَّةٍ
"Wahai manusia, bertaubatlah kepada Allah, karena sesungguhnya aku bertaubat kepada-Nya dalam sehari sebanyak seratus kali." (HR. Muslim)
3. Istiqamah: Tanda Amalan Diterima
Salah satu tanda diterimanya amal Ramadan adalah munculnya keinginan untuk terus berbuat baik setelah Ramadan usai. Allah menyukai amalan yang berkesinambungan meskipun sedikit.
Hadis Nabi ﷺ:
أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ
"Amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang rutin (konsisten) dilakukan meskipun sedikit." (HR. Bukhari & Muslim)
4. Doa untuk Pertemuan Kembali
Para salafus saleh (generasi terdahulu) berdoa selama enam bulan setelah Ramadan agar amalan mereka diterima, dan berdoa enam bulan sisanya agar dipertemukan lagi dengan Ramadan
Kesimpulan :
- Refleksi Diri: Gunakan air mata perpisahan sebagai pemacu untuk memperbaiki kualitas ibadah di bulan-bulan lainnya.
- Target Pasca-Ramadan: Jangan biarkan Al-Qur'an berdebu dan masjid menjadi sepi setelah 1 Syawal.
- Husnuzzan: Tetaplah berprasangka baik kepada Allah bahwa setiap amalan yang kita lakukan selama Ramadhan telah dicatat Allah sebagai pahala yang akan kita terima.
Oleh : Faisal Hasan Sufi Al-Qadrie