Hari Raya Idul Fitri adalah momentum kembalinya seorang muslim kepada kesucian setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan. Berikut adalah empat adab utama yang diajarkan oleh syariat:

1. Mengagungkan Allah dengan Bertakbir

Umat Islam disunnahkan untuk memperbanyak takbir sejak matahari terbenam di akhir Ramadan hingga imam memulai shalat Id. Ini adalah ekspresi syukur atas hidayah-Nya.

Dalil Al-Qur'an (QS. Al-Baqarah: 185):

وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

"Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur."

2. Mandi dan Berhias (Memakai Pakaian Terbaik)

Sebelum berangkat shalat Id, disunnahkan untuk mandi besar dan mengenakan pakaian terbaik yang dimiliki. Bagi laki-laki, disunnahkan pula memakai wewangian.

Dalil Hadis:

Diriwayatkan bahwa Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata:

أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ رَأَى حُلَّةً سِيَرَاءَ عِنْدَ بَابِ الْمَسْجِدِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَوْ اشْتَرَيْتَ هَذِهِ فَلَبِسْتَهَا لِيَوْمِ الْجُمُعَةِ وَلِلْوَفْدِ

"Bahwasanya Umar bin Al-Khattab RA melihat baju sutra dijual di pintu masjid, lalu ia berkata: 'Wahai Rasulullah, sekiranya Anda membeli baju ini dan memakainya pada hari Jumat dan saat menyambut tamu (delegasi).'" (HR. Bukhari & Muslim).

Catatan: Hadis ini menunjukkan bahwa Rasulullah membenarkan kebiasaan berhias di hari-hari istimewa, meski beliau menolak pakaian tersebut karena bahan sutranya (haram bagi laki-laki).

 

3. Makan Kurma Sebelum Berangkat Shalat

Berbeda dengan Idul Adha yang disunnahkan makan setelah shalat, pada Idul Fitri kita disunnahkan makan terlebih dahulu untuk menegaskan bahwa hari itu kita sudah tidak lagi berpuasa.

Dalil Hadis:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ تَمَرَاتٍ ... وَيَأْكُلُهُنَّ وِتْرًا

"Rasulullah SAW tidak berangkat pada hari raya Idul Fitri hingga beliau memakan beberapa butir kurma... dan beliau memakannya dalam jumlah ganjil." (HR. Bukhari).

 

4. Membedakan Jalan Pergi dan Pulang

Disunnahkan untuk menempuh jalan yang berbeda saat menuju tempat shalat dan saat kembali ke rumah. Hikmahnya antara lain agar dapat bertemu dan menyapa lebih banyak orang (silaturahmi).

Dalil Hadis:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيدٍ خَالَفَ الطَّرِيقَ

"Nabi SAW apabila hari raya, beliau membedakan jalan (antara pergi dan pulang)." (HR. Bukhari).

 

Ringkasan Adab Idul Fitri

No

Adab

Waktu Pelaksanaan

1

Bertakbir

Malam Id s.d. Shalat Id dimulai

2

Bersuci & Berhias

Sebelum berangkat shalat

3

Makan (Kurma Ganjil)

Sebelum berangkat shalat

4

Memilih Jalan Berbeda

Saat berangkat dan pulang shalat

 

 

 

 

 

 


 

 

Pesan Inti: Melaksanakan adab-adab ini bukan sekadar formalitas, melainkan cara kita menghidupkan sunnah Nabi SAW dan menunjukkan kegembiraan yang bernilai ibadah.

Oleh : Faisal Hasan Sufi Al-Qadrie