Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Bismillahir-Rahmanir-Rahim

1. Mukaddimah

Secara psikologis, jiwa manusia memiliki "tangki emosional" yang harus diisi secara berkala. Kesibukan yang luar biasa seringkali membuat seorang pria merasa telah memberikan segalanya hanya karena ia membawa pulang materi. Padahal, kehadiran fisik tanpa kehadiran jiwa adalah kekosongan yang nyata. Ketika seorang suami "absen" secara emosional karena terlalu lelah atau terlalu sibuk, ia tanpa sadar sedang membangun tembok kesunyian di dalam rumahnya sendiri. Menyejukkan jiwa artinya memahami bahwa nafkah batin bukan sekadar kemesraan, melainkan rasa "aman" karena merasa diprioritaskan.

Dalil Al-Qur'an dan Hadis :

وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram (Sakinah) kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang." (QS. Ar-Rum: 21)

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِي

"Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah orang yang paling baik di antara kalian terhadap keluargaku." (HR. Tirmidzi)

2. Pelajaran dan Pesan

Kesuksesan di luar rumah tidak akan pernah bisa menggantikan kegagalan di dalam rumah. Jangan sampai kita mengejar dunia hingga lupa bahwa orang yang paling berhak menerima waktu terbaik kita adalah istri kita, bukan atasan, bukan klien, dan bukan hobi kita. Kesetiaan dimulai dari kehadiran.

Ada sebuah kisah tentang seorang istri yang menabung uang receh setiap hari hanya untuk "membeli" satu jam waktu suaminya yang sangat sibuk. Saat tabungannya cukup, ia memberikannya kepada suaminya sambil menangis dan berkata, "Mas, bolehkah aku membeli satu jam waktumu malam ini agar kita bisa makan malam bersama tanpa engkau menyentuh ponselmu?" Suaminya tersadar bahwa selama ini ia ada di rumah, tapi jiwanya sedang berkelana di meja kantor.

Bayangkan sebuah tanaman yang mahal dan indah. Anda menyiraminya dengan air (materi) setiap hari, tetapi Anda meletakkannya di gudang yang gelap tanpa sinar matahari (perhatian). Lama-kelamaan, tanaman itu akan layu atau mencari celah cahaya dari lubang lain. Jangan salahkan tanaman jika ia condong ke luar, karena ia hanya sedang bertahan hidup mencari cahaya yang tidak ia dapatkan dari pemiliknya.

Banyak suami merasa sudah hebat kalau sudah kerja 24 jam. Ingat Pak, istri itu butuh "Suami", bukan "Mesin ATM" yang bisa bicara. Kalau cuma butuh uang tapi tidak butuh orangnya, lebih baik dia nikah sama bank saja, bunganya jelas! Tapi ya itu, bank tidak bisa diajak curhat sambil ngopi sore, kan? Jadi, jangan sampai istri lebih akrab sama kurir paket daripada sama suaminya sendiri gara-gara Bapak terlalu sibuk.

3. Kesimpulan dan Penutup

Saudara dan saudari yang berbahhhagia , kesibukan adalah alasan, tapi prioritas adalah pilihan. Jangan biarkan kursi di samping istrimu kosong terlalu lama secara emosional, karena kekosongan adalah pintu masuk paling lebar bagi pihak ketiga. Pulanglah, bukan hanya raga, tapi juga rasa.

والله أعلم بالصواب

الحمد لله رب العالمين

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Abu Sultan Al-Qadrie