1. Hadis dalam Shahihain (Bukhari & Muslim)
Hadis ini diriwayatkan dari Jubair bin Muth’im radhiyallahu 'anhu:
لِي خَمْسَةُ أَسْمَاءٍ: أَنَا مُحَمَّدٌ، وَأَحْمَدُ، وَأَنَا الْمَاحِي الَّذِي يَمْحُو اللهُ بِيَ الْكُفْرَ، وَأَنَا الْحَاشِرُ الَّذِي يُحْشَرُ النَّاسُ عَلَى قَدَمِي، وَأَنَا الْعَاقِبُ
"Aku memiliki lima nama: Aku Muhammad, aku Ahmad, aku al-Mahi (penghapus) yang melaluiku Allah menghapuskan kekafiran, aku al-Hashir (pengumpul) yang manusia dikumpulkan di bawah kakiku (setelahku), dan aku al-'Aqib (penutup/yang datang paling akhir)."
2. Hadis dalam Shahih Muslim (Nama Tambahan)
Dalam riwayat lain yang juga bersumber dari Abu Musa al-Asy'ari radhiyallahu 'anhu di dalam Shahih Muslim, beliau menyebutkan:
أَنَا مُحَمَّدٌ وَأَحْمَدُ وَالْمُقَفِّي وَالْحَاشِرُ وَنَبِيُّ التَّوْبَةِ وَنَبِيُّ الرَّحْمَةِ
"Aku adalah Muhammad, Ahmad, al-Muqaffi (pengikut jejak para nabi), al-Hashir (pengumpul), Nabiyyut Taubah (Nabi bertaubat), dan Nabiyyur Rahmah (Nabi rahmat)."
Penjelasan Nama-Nama Rasulullah SAW
- Muhammad Secara bahasa berarti "Yang Sangat Terpuji". Nama ini diberikan karena banyaknya sifat-sifat mulia yang ada pada diri beliau, sehingga beliau dipuji oleh penduduk bumi dan penduduk langit.
- Ahmad Secara bahasa berarti "Yang Paling Banyak Memuji Allah". Nama ini merupakan nama beliau yang termaktub dalam kitab-kitab terdahulu (seperti Injil) dan menunjukkan bahwa tidak ada makhluk yang lebih sempurna dalam memuji Tuhannya selain beliau.
- Al-Mahi Artinya "Sang Penghapus". Sebagaimana yang Anda sebutkan, melalui perantara dakwah beliau, Allah menghapuskan kekafiran, kesyirikan, dan kegelapan jahiliyah, khususnya di tanah Arab dan umumnya di seluruh dunia.
- Al-Hashir Artinya "Sang Pengumpul". Maknanya adalah orang-orang akan dikumpulkan (dibangkitkan) di bawah kaki beliau atau segera setelah beliau dibangkitkan. Beliau adalah orang pertama yang keluar dari kubur saat hari kiamat tiba.
- Al-'Aqib Artinya "Yang Terakhir" atau "Sang Penutup". Beliau adalah nabi terakhir yang diutus ke muka bumi; tidak ada lagi nabi maupun rasul baru yang membawa syariat setelah kerasulan beliau.
- Al-Muqaffi Artinya "Yang Mengikuti". Maknanya adalah beliau datang mengikuti jejak para nabi terdahulu untuk menyempurnakan risalah mereka, sekaligus sebagai nabi yang paling akhir (paling belakang) dalam urutan garis kenabian.
- Nabiyyut Taubah Artinya "Nabi Taubat". Beliau diutus untuk membuka pintu taubat yang seluas-luasnya bagi umat manusia. Melalui beliau, Allah memberikan syariat taubat yang lebih mudah dibandingkan umat-umat terdahulu (yang terkadang syarat taubatnya sangat berat).
- Nabiyyur Rahmah Artinya "Nabi Rahmat". Beliau adalah anugerah dan kasih sayang Allah bagi seluruh alam (Rahmatan lil 'Alamin). Ajaran yang beliau bawa penuh dengan kasih sayang, baik kepada sesama manusia, hewan, maupun lingkungan.
Nama-nama ini bukan sekadar identitas, melainkan sifat yang menunjukkan keagungan tugas beliau sebagai utusan Allah terakhir.
Abu Sultan Al-Qadrie